KEMENAG GARDA TERDEPAN DALAM MODERASI BERAGAMA
Oleh: Kamaludin
Staf KUA Karangpawitan
Kementerian Agama (Kemenag) memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia. Sebagai lembaga yang menaungi seluruh urusan kehidupan beragama, Kemenag hadir tidak hanya sebagai pengatur kebijakan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam mewujudkan moderasi beragama di tengah masyarakat yang majemuk.
Moderasi beragama merupakan upaya untuk menyeimbangkan antara komitmen terhadap ajaran agama dengan penghormatan terhadap keberagaman. Dalam konteks Indonesia yang plural, moderasi beragama menjadi kunci utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Kemenag berkomitmen untuk menginternalisasikan nilai-nilai moderasi beragama melalui berbagai program dan kegiatan, baik di lingkungan pendidikan, keagamaan, maupun sosial kemasyarakatan.
Melalui pelatihan, sosialisasi, dan pembinaan terhadap tokoh agama, penyuluh, dan masyarakat, Kemenag terus berupaya menanamkan nilai-nilai toleransi, anti kekerasan, dan penghargaan terhadap perbedaan. KUA sebagai ujung tombak pelayanan keagamaan di tingkat kecamatan memiliki peran strategis dalam menjalankan misi moderasi beragama ini. Setiap staf dan penyuluh agama diharapkan menjadi teladan dalam menerapkan sikap moderat, baik dalam pelayanan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, Kemenag juga berperan aktif dalam membangun komunikasi lintas agama melalui forum-forum kerukunan umat beragama. Sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menciptakan suasana yang harmonis dan damai di tengah potensi perbedaan pandangan keagamaan.
Dengan semangat kebersamaan, Kemenag berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam moderasi beragama. Moderasi bukan hanya slogan, tetapi sebuah gerakan nyata untuk mewujudkan kehidupan beragama yang damai, toleran, dan berkeadilan bagi seluruh umat beragama di Indonesia.
Melalui kerja keras dan keteladanan para pegawai Kemenag, termasuk di tingkat KUA seperti di Karangpawitan, diharapkan nilai-nilai moderasi beragama dapat tertanam kuat di tengah masyarakat. Sehingga, Indonesia tetap menjadi bangsa yang rukun, damai, dan beradab dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.
