Skip to content
KUA KECAMATAN KARANGPAWITAN

KUA KECAMATAN KARANGPAWITAN

Profesional,Amanah dan Transparan

  • Home
  • Profil
    • Visi Dan Misi
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • Sejarah Singkat KUA Karangpawitan
    • Kedudukan Tugas dan Fungsi
    • Visi dan Misi
    • Motto KUA
    • Wilayah Kerja
  • Pelayanan
    • Surat Pemohonan Keterangan
    • Permohonan ID Mesjid
    • Bimbingan Keluarga Sakinah
    • Kemesjidan
    • Pernikahan
    • Zakat dan Wakaf
    • Jadwal Nikah KUA Karangpawitan
  • Regulasi
    • Undang-undang Perkawinan
    • SURAT EDARAN
    • KMA
    • PMA
  • Atikel
  • Tautan
  • Penyuluh Agama
    • Profil Penyuluh
      • Pengertian Penyuluh Agama
      • Tugas dan Fungsi Penyuluh
      • Wilayah Binaan
      • Daftar Nama Penyuluh
    • Program Penyuluhan
      • Keluarga Sakinah
      • Moderasi Beragama
      • Pembinaan Masyarakat
      • Pemberdayaan Zakat dan Wakaf
    • Kegiatan penyuluhan
    • Materi Penyuluhan
    • konsultasi
    • Regulasi Penyuluh
    • Data Penyuluh
  • Galery
  • Toggle search form

Penulis: Kamaludin

KEMENAG DENGAN MODERASI BERAGAMA

Posted on 9 Oktober 202514 Februari 2026 By Kamaludin Tak ada komentar pada KEMENAG DENGAN MODERASI BERAGAMA

KEMENAG GARDA TERDEPAN DALAM MODERASI BERAGAMA
Oleh: Kamaludin
Staf KUA Karangpawitan

Kementerian Agama (Kemenag) memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia. Sebagai lembaga yang menaungi seluruh urusan kehidupan beragama, Kemenag hadir tidak hanya sebagai pengatur kebijakan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam mewujudkan moderasi beragama di tengah masyarakat yang majemuk.

Moderasi beragama merupakan upaya untuk menyeimbangkan antara komitmen terhadap ajaran agama dengan penghormatan terhadap keberagaman. Dalam konteks Indonesia yang plural, moderasi beragama menjadi kunci utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Kemenag berkomitmen untuk menginternalisasikan nilai-nilai moderasi beragama melalui berbagai program dan kegiatan, baik di lingkungan pendidikan, keagamaan, maupun sosial kemasyarakatan.

Melalui pelatihan, sosialisasi, dan pembinaan terhadap tokoh agama, penyuluh, dan masyarakat, Kemenag terus berupaya menanamkan nilai-nilai toleransi, anti kekerasan, dan penghargaan terhadap perbedaan. KUA sebagai ujung tombak pelayanan keagamaan di tingkat kecamatan memiliki peran strategis dalam menjalankan misi moderasi beragama ini. Setiap staf dan penyuluh agama diharapkan menjadi teladan dalam menerapkan sikap moderat, baik dalam pelayanan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain itu, Kemenag juga berperan aktif dalam membangun komunikasi lintas agama melalui forum-forum kerukunan umat beragama. Sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menciptakan suasana yang harmonis dan damai di tengah potensi perbedaan pandangan keagamaan.

Dengan semangat kebersamaan, Kemenag berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam moderasi beragama. Moderasi bukan hanya slogan, tetapi sebuah gerakan nyata untuk mewujudkan kehidupan beragama yang damai, toleran, dan berkeadilan bagi seluruh umat beragama di Indonesia.

Melalui kerja keras dan keteladanan para pegawai Kemenag, termasuk di tingkat KUA seperti di Karangpawitan, diharapkan nilai-nilai moderasi beragama dapat tertanam kuat di tengah masyarakat. Sehingga, Indonesia tetap menjadi bangsa yang rukun, damai, dan beradab dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

Artikel keagamaan

Kegiatan Bimwin

Posted on 30 September 202512 Februari 2026 By Kamaludin Tak ada komentar pada Kegiatan Bimwin

Kegiatan Bimwin gelombang 3 kua kecamatan Karangpawitan di hadiri oleh 50 pasangan catin

Berita kegiatan KUA

KEGIATAN MOOC PPPK KUA KARANGPAWITAN 2025

Posted on 25 Agustus 202512 Februari 2026 By Kamaludin Tak ada komentar pada KEGIATAN MOOC PPPK KUA KARANGPAWITAN 2025

Berita kegiatan KUA

Calon Jamaah Haji Karangpawitan 2026

Posted on 16 Agustus 202513 Februari 2026 By Kamaludin Tak ada komentar pada Calon Jamaah Haji Karangpawitan 2026
DATA JAMAAH HAJI 2026Unduh
Informasi

Khutbah Jumat

Posted on 15 Agustus 202514 Februari 2026 By Kamaludin 1 Komentar pada Khutbah Jumat

PENTINGNYA TOLERANSI DALAM BERAGAMA

الْحَمْدُ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا، وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ
والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وأصحابه ومن والاه امّا بعد:
أيّها الحاضرنن
” أُوْصِيْكُمْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّوَجَلَّ, وَالسَّمْعِ وَالطَّاعةِ, وَإِنْ تَأَمَّرَ عَلَيْكُمْ عَبْدٌ حَبَشِيٌّ, فَإِنَّهُ مَنْ يَعِشْ مِنْكُمْ فَسَيَرَى اخْتِلاَفًا كَثِيْرًا, فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ الْمَهْدِيِّينَ, عَضُّوْا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ, وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الأُمُورِ, فَإِنَّ كُلَّ بِدْعَةً ضَلاَلَةٌ.”
ايها المسنتمعون الكرام أسمعواوافهموا ماقال ربكم في القرآن الكريم لعلكم تذكّرون
اعوذ با لله اسميع العليم من الشيطاان الرجيم:
وَمِنْهُمْ مَّنْ يُّؤْمِنُ بِهٖ وَمِنْهُمْ مَّنْ لَّا يُؤْمِنُ بِهٖۗ وَرَبُّكَ اَعْلَمُ بِالْمُفْسِدِيْنَ ࣖ وَاِنْ كَذَّبُوْكَ فَقُلْ لِّيْ عَمَلِيْ وَلَكُمْ عَمَلُكُمْۚ اَنْتُمْ بَرِيْۤـُٔوْنَ مِمَّآ اَعْمَلُ وَاَنَا۠ بَرِيْۤءٌ مِّمَّا تَعْمَلُوْنَ
صدق الله العظيم
Hadirin Sidang Jumat Yang dirahmati Allah.
Pada Kesempatan Yang berbahagia dan penuh berkah ini, izinkan saya sebagai kahatib mengajak dan mengingatkan untuk senantiasa meningkatkan Kualitas ,ketaqwaan Kita kepada Allah swt, karena hanya ketaqwaan lah yang akan menjadikan kita semua sebagai makhkuk yang Paling Mulia disisi Allah swt..
Diantara Upaya dalam meningkatkan kualitas ketaqwaan adalah dengan senantiasa berpegang teguh kepada Ajaran Ajaran Suci yang di ajarkan Oleh Nabi kita Nabi Muhamamad saw, yang sekaligus menjadi Pedoman Kita dalam melangkah mengarungi kehidupan dunia ini Dan akhir nya Menghantarkan Kita pada Kebaahagiaan Kita yang Hakiki .
Hadirin sidang jumat Yang dirahmati Allah,
Salah satu ajaran Nabi kita yang mulia adalah, Menjadikan Agama sebagai Jalan kita Dalam kehidupan, Bukan hanya sebatas simbol simbol saja, Karena esensi dari Agama sendiri adalah Jalan yang harus kita tapaki dan Lalui bahkan lebih dari itu Agama harus menjadi sesuatu yang tidak bisa dipisahkan Dari Diri kita,
Dalam Kehidupan Kita sehari hari tidak jarang kita menyaksikan perbuatan yang berbeda beda, ada yang memperlihatkan kesantunan yang menawan, menampakan rasa kasih sayang kepada sesama dengan memberikan berbagai santunan, Di lain waktu kita menyaksikan perbuatan yang penuh keberingasan seakan singa lapar yang siap menerkam lawan nya, ada juga yang menampakan seperti para Biksu yang senantiasa membasahi Lidahnya dengan kalimat kalimat suci ,tetapi disaat yang sama Dia membiarkan Orang lain kelaparan atau tidak perduli dengan ketidakadilan yang terjadi disekitarnya,
Dari contoh contoh tersebut Tidak jarang semuanya mengatasnamakan Agama nya,
Maka kita mulai berpikir sebenarnya Bagaimana Agama itu .
Hadirin Sidang Jumat yang dirahmati Allah,
Dari Apa yang telah saya sebutkan diatas sebetulnya hanya memberikan sebagian Gambaran dari Cara Orang menjalankan Agama Nya, Atau disebut juga dengan Cara beragama..
Maka Dari Itulah Pada kesempatan Yang berbahagia Ini, Didalam khutbah saya pada kesempatan Ini akan sedikit menjelaskan Cara lain dalam beragama atau berprilaku dalam menjalankan Agama,
Yang sesuai dengan kondisi Negara Indonesia yang Kita Cintai.yang Sangat kaya dengan Perbedaan, Baik Perbedaan Dari Suku dan Ras, Adat istiadat dan bahkan dalam hal Keyakinan dalam Agama..Tetapi Hal yang patut kita syukuri dan Kita Banggakan Meskipun keadaan Indonesia seperti yang disebutkan dalam hal beragam nya Budaya,adat, Bahasa,Suku,ras dan Agama tetapi Masih tetap ada dalam Bingkai Bhineka Tunggal Ika, berbeda beda tapi satu Tujuan,
Dan diperkuat Lagi dengan Nilai Nilai Pancasila yang merupakan Dasar Negara Kita, yang didalam nya terkandung Nilai nilai Luhur yang sesuai dengan Ajaran Semua Agama Bangsa Indonesia., Maka Dengan Demikian sangatlah Penting Memelihara Semuanya itu dengan Sikap Toleransi Dalam Kehidupan Beragama“
Sikap Toleransi Dalam Pengertian Saling menghargai, Membolehkan dan Memaklumi adanya Perbedaan semua itu sebagai Rahmat Allah, Tuhan Yang Maha Esa.
Sikap toleran ini dalam Bahasa Arab sepadan dengan Kata Tasamuh ,yang Menurut Kamus Mu’Jam Muasyarah di artikan dengan Ikhtiromu aqaidul Akhorin, Menghormati keyakinan
orang lain..
Alquranul Karim yang merupakan Pedoman dalam kehidupan kita meskipun secara tersurat tidak menyebutkan Keharusan bersikap Tasamuh, Tetapi secara Tersirat banyak ayat Yang menunjukan hal tersebut , Contohnya Didalam Alquran Surat Yunus ayat 40- 41;
وَمِنْهُمْ مَّنْ يُّؤْمِنُ بِهٖ وَمِنْهُمْ مَّنْ لَّا يُؤْمِنُ بِهٖۗ وَرَبُّكَ اَعْلَمُ بِالْمُفْسِدِيْنَ ࣖ وَاِنْ كَذَّبُوْكَ فَقُلْ لِّيْ عَمَلِيْ وَلَكُمْ عَمَلُكُمْۚ اَنْتُمْ بَرِيْۤـُٔوْنَ مِمَّآ اَعْمَلُ وَاَنَا۠ بَرِيْۤءٌ مِّمَّا تَعْمَلُوْنَ
40. Di antara mereka ada orang yang beriman padanya (Al-Qur’an), dan di antara mereka ada (pula) orang yang tidak beriman padanya. Tuhanmu lebih mengetahui tentang orang-orang yang berbuat kerusakan.
41. Jika mereka mendustakanmu (Nabi Muhammad), katakanlah, “Bagiku perbuatanku dan bagimu perbuatanmu. Kamu berlepas diri dari apa yang aku perbuat dan aku pun berlepas diri dari apa yang kamu perbuat.”
Dari Kedua ayat tersebut, Meskipun Tidaksecara Jelas mengatakan harusnya Bersikap Toleransi ketika adanya perbedaan, Tetapi secara Makna bisa Juga menjadi Dalil Bahwa Saling Menghormati,menghargai ketika adanya perbedaan adlah salah satu Hal yang Allah perintahkan, Dan Untuk Saling Menyayangi serta saling menghormati lah Mengapa Allah Menjadikan Ciptaannya dengan keadaan yang berbeda beda..
Selain Dari ayat tersebut yang Menjadi dalil keharusan bersikapToleran, adalagi yang secara Jelas Bagaimana Rosulullah Yang merupakan Panutan dan panduan Kita dalam Beragama memberikan Pelajaran Kepada Kita tentang Pentingnya Bersikap Toleran ,Sebagai mana dikisahkan,
“Suatu hari Nabi Muhammad diberitahu akan datangnya delegasi umat Nasrani Najran. Rombongan itu diperkirakan berjumlah enam puluh orang. Mereka sengaja ingin menemui Nabi Muhammad untuk mengajak diskusi atau berdebat tentang persoalan-persoalan teologi (ketuhanan). Ketika utusan kaum Nasrani Najran tiba, Nabi mempersilakan mereka turun di masjid.
Manakala waktu salat mereka tiba, para delegasi itu meminta izin Nabi untuk salat di masjidnya. Para sahabat bekeberatan dengan permintaan mereka itu. Dalam pikiran mereka, orang-orang kafir itu tidak patut melakukan kegiatan ibadah keagamaan di masjid. Tetapi Nabi justru mengizinkan. Beliau membiarkan mereka salat di masjid. Mereka kemudian salat di sana. Usai kebaktian, mereka mengajak Nabi berdiskusi. Nabi menyambut mereka dan mempersilakan masjid sebagai tempat diskusi. Beliau menerima ajakan itu dengan lapang dan dan pikiran terbuka. Beliau menanggapi pertanyaan-pertanyaan dan kritik-kritik mereka dengan cara yang paling santun. Meskipun dalam perdebatan itu mereka kemudian kalah, beliau tidak memaksa mereka masuk Islam, tetapi memberikan mereka kebebasan untuk memilih. Manakala mereka tiba kembali ke negerinya,sebagian di antara mereka masuk Islam.” (Ibn Hisyam, al-Sirah al-Nabawiyyah, II/158; Wahidi dalam Asbab al-Nuzul, h. 66 dan al-Rahiq al-Makhtum, h. 532-533).[]
Hadirin Sidang Jumat Yang dirahmati Allah…..
Dari Uraian Singkat diatas, Memberi kan penjelasan kepada Kita bahwa Sikap Toleran dalam Kehidupan beragama, adalah merupakan Ajaran Alquran, dan Sekaligus yang merupakan Sunnah Nya Rosulullah Saw,maka Oleh Karena itu marilah Kita semua Tingkatkan Ukhuwah kita dengan sesama dengan tanpa Dihalangi oleh adanya berbagai perbedaaan, sebaliknya mari kita Jadikan berbagai perbedaan yang ada ini Sebagai Alasan Kita untuk senantiasa bersyukur dengan Rahmatnya Allah yang telah menjadikan kita berbeda beda tetapi tetap dalam bingkai persaudaraan, dan Hal itu menjadikan Kita sebagai Muslim Yang senantiasa berpegang teguh pada Alquran Dan Sunnah nya Rosulullah saw
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ, وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ, وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَاسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Khutbah Ke 2

الحمد لله على إحسانه، والشُّكر له على توفيقه وامتنانه، وأشهد أن لا إله إلا الله وحدَه لا شريك له تعظيمًا لشانه، وأشهد أنَّ محمَّدًا عبده ورسوله الداعي إلى رضوانه، صلَّى الله عليه وعلى آله وصحابته وسلَّم تسليمًا كثيرًا.

أمَّا بعدُ: فيا عباد الله:
اتَّقوا الله – تعالى – ولا تموتنَّ إلا وأنتم مسلمون، واعتَصِموا بحبل الله جميعًا ولا تفرَّقوا، واذكُروا نعمةَ الله عليكم، وتمسَّكوا بكتاب ربِّكم، فإنَّ أصدَق الحديث كتاب الله، وخيرَ الهدي هدي رسول الله، واحذَرُوا البِدَع والمحدَثات، فإنَّ شرَّ الأمور مُحدَثاتها، وكلَّ بدعة ضَلالة، الزَمُوا جماعةَ المسلمين، فإنَّ يدَ الله مع جماعة المسلمين، ومَن شذَّ عنهم شذَّ في النار.
Hadirin Sidang jumat Rahimakumullah…
Dalam Khutbah Ke Dua Ini,Saya menegaskan Kembali apa yang telah saya jelaskan sebelumnya,mengenai betapa pentingnya Terus Mengembangkan Sikap Toleran dalam kehidupan beragama kita, karena dengan demikian Berarti Kita telah Menjaga Nilai nilai Ajaran Agama Islam Yang kita yakini, Karena Bersikap Toleran bukan berarti Kita Tidak memiliki keyakinan yang kuat akan Kebenaran ajaran Yang kita anut,Melainkan sebagai Bentuk Nyata dari Mengamalkan Pesan Pesan Keagamaan yang kita Yakini ,yang Mana Agama kita adalah agama yang menyebarkan Kasih Sayang kepada Sesama tanpa memandang Perbedaan yang ada diantara kita,
Selebihnya Dari Itu, dengan terus mengembangkan Sikap Toleran berarti kita sedang mengekspresikan Rasa Syukur Kta kepada Allah Dengan terus Menjaga keharmonisan diantara sesama secara Khusus sesama Anak Bangsa yang beragam suku, Budaya Dan keyakinan, dan dengan itu kita telah ikut serta dalam Menjaga keutuhan NKRI, Yang dibangun diatas Lima Pondasi Kehidupan Dalam Berbangsa dan Bernegara, yang Terangkum dalam Pancasila,
Akhirnya mari Kita terus Memohon Kepada Allah Swr Agar senantiasa Terus menjaga Kita semua dari segala bahaya akibat perpecahan yang ditimbukan oleh sikap arogansi kita atau karena sikap Merasa kita yang paling benar, Aamin Ya Robbal .aalamin
Alhamdulillahi Robbil ‘Alamin…

ثم اعلَمُوا أنَّ الله – سبحانه وتعالى – أمرَكُم بأمرٍ بدأ فيه بنفسه؛ فقال – جلَّ من قائل –
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
اللهم صلِّ وسلِّم على عبدك ورسولك محمد، البشير النذير، والسراج المنير، وارضَ اللهم عن الأربعة الخلفاء الراشدين المهديين: أبي بكرٍ، وعمر، وعثمان، وعلي، وعن بقيَّة الصحابة، وعن التابعين، وتابعي التابعين، ومَن تَبِعَهم بإحسانٍ إلى يوم الدين، وعنَّا معهم بعفوك وكرمك وإحسانك يا أرحم الراحمين.
اللهم أعزَّ الإسلام والمسلمين، وأذلَّ الشرك والمشركين، ودمِّر أعداء الدين، وانصُر عبادك الموحِّدين.
اللهم ادفَع عنَّا الغَلاء والرِّياء، والربا والزنا والزلازل والمِحَن وسوء الفتن ما ظهر منها وما بطن، عن بلدنا هذا خاصَّة، وعن سائر بلاد المسلمين عامَّة يا رب العالمين.
اللهم آمنَّا في أوطاننا، وأصلِح واحفظ ولاة أمورنا.
اللهم وفِّقهم لما فيه عزُّ دِينك ونصْر أمَّة الإسلام.
اللهم اجعَلْهم هُداةً مُهتَدِين صالحين مُصلِحين.
اللهم ارزُقهم البطانةَ الصالحة الناصحة لدِينها وأمَّتها، وأبعدْ عنهم بطانةَ السوء يا حي يا قيوم.
بَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
عباد الله:
أنَّ الله يأمُر بالعدل والإحسان وإيتاء ذي القُربى، وينهى عن الفحشاء والمنكر والبغْي، يعظُكم لعلَّكم تذكَّرون، وأوفوا بعهد الله إذا عاهَدتُهم، ولا تنقضوا الأيمان بعد توكيدها، وقد جعَلتُم الله عليكم كفيلًا، إنَّ الله يعلم ما تفعلون.
واذكُروا الله العظيم الجليل يذكُركم، واشكُروه على نِعَمِه يزدْكم، ولَذِكرُ الله أكبر، والله يعلَمُ ما تصنَعون.

Artikel keagamaan

Kegiatan Mitigasi Para Para Penyuluh Agama Islam,

Posted on 14 Agustus 202512 Februari 2026 By Kamaludin 1 Komentar pada Kegiatan Mitigasi Para Para Penyuluh Agama Islam,

Hari Rabu tanggal 13 Agustus 2025, Para Penyuluh Agama Islam Kua kecamatan karangpawitan,yang berjumlah 11 orang melaksanakan kegiatan Mitigasi ekosistem kerukunan Umat beragama diwilayah kecamatan Karangpawitan,Semua Penyuluh turun kelapangan mengunjungi seluruh wilayah Kecamatan Karangpawitan yang yang terdiri dari 16 Desa dan 4 kelurahan.

Berita kegiatan KUA

Kegiatan Apel Pagi

Posted on 11 Agustus 202512 Februari 2026 By Kamaludin Tak ada komentar pada Kegiatan Apel Pagi

Kegiatan Apel pagi rutin hari senin pada pada hari ini tgl 11 Agustus 2025 di laksanakan dengan penuh khidmat, dan yang bertindak sebagai Pembina Apel Adalah
H.Luqman Al-Hakim Musthafa, S.PdI.M.Ag yang merupakan salah satu Penyuluh Agama islam di wilayah kecamatan karangpawitan,
Dalam pembinaan nya Beliau mengingatkan Kembali bahwa sebentar lagi kita semua akan mempeingati hari kemerdekaan Indonesia,yang yang ke 80 sekaligus merupakan moment yang sangat Tepat untuk kita semua terutama para ASN yang bekerja di lingkungan Kantor Urusan Agama Kecamatan Karangpawitan untuk meningkatakan kualitas pelayanan kepada Masyarakat.
Dietengah Tengah penyampaianya betapa pentingnya kita menjadikan Hari kemerdekaan sebagai moment untuk meningkatkan semangat dan dedikasi sebagai AsN,,Beliau juga mengutip kata kata dari seorang Tokoh Agama Kh Muhlis Ulumuddin yang merupakan Tokoh Agama di wilayah Keluarahan Lengkongjaya,yang menyebutkan bahwa hal yang terpenting dalam perayaan kemerdekaan ini Adalah dengan cara meningkatkan kualitas Pondasi Agama ,iman ,islam dan Ihsan, lebih lanjut Beliau lebih menegaskan tentang Ihsan, baik ihsan secara individual atau pun ihsan dalam komunal,sehingga dengan demikian akan tercipta lingkungan Kerja yang aman nyaman penuh dengan Keimanan dan berdampak potsitif bagi sikap dalam pelayanan kepada Masyarakat,

Berita kegiatan KUA

Persyaratan Dokumen Pendaftaran Nikah

Posted on 10 Agustus 202512 Februari 2026 By Kamaludin Tak ada komentar pada Persyaratan Dokumen Pendaftaran Nikah

Informasi

Menghargai jasa pahlawan

Posted on 9 Agustus 202514 Februari 2026 By Kamaludin 2 Komentar pada Menghargai jasa pahlawan

Yudi munandar ,S.pdi.Penyuluh Agama Islam di kecamatan karangpawitan dalam kegiatan melaksanakan tugas kepenyuluhan nya di sebuah majlis taklim binaan nya majlis taklim Al-Ikhlas.menyampaikan pentingnya menghargai dan melanjutkan perjuangangan Para pahlawan yang telah berjasa besar memperjuangkan kemerdekaan dari penjajahan bangsa belanda dan jepang. Beliau juga mengutip salah satu ungkapan Bung Karno yang merupakan founding father dari bangsa ini “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan. Belia menekankan juga salah satu bentuk rasa bersyukur kita kepada Allah SWT adalah dengan cara bebersyukur dengan carara berterima kasih kepada orang orang orang yang telah menghantarkan Nikmat Allah kepada kita sebaga mana sabda Rosulullah saw “Tidak akan bisa beeayukur kepasa Allah. Orang tidak bisa berayukur kepasa Manusia. yang dalam hal ini terutama yang berkaitan dengan peringatan kemerdekaan indonesia yang ke 80.para pahalwan lah yang dengan keringat dan darah suci mereka telah menghantarkan nikmat Allah itu kepada kita semua.
Diantara cara kita bersyukur atas jasa mereka adalah melanjutkan perjuangan mereka .Beliau menegaskan rasa ayukur kita kepada mereka pada saat ini adalah. Dengan terus menjaga trus cita cita mereka dengan bangsa ini.ikut serta mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat ibdonesia.merawat kebinekaan ikut menjaga NKRI dari segala ronggrongan yang mengancam keutuhan dan kesatauan NKRI. Lebih jauh lagi beliau mengaskan dalam memperingati kemerdekaan ini mari kita tingkatakan ukhuwah(persaudaraan) diantara kita. baik karena dalam ukhuwah wathoniah(persaudaraan sebangsa dan setanah air) atau pun lebih luas lagi ukhwtun insaniah(persaudaraan sesama mansia)maka insya Allah dengan memelihara kedua nya itu kita telah bersyukur kepada para pahlawan yang berjasa dalam kemerdekaan dan dan sekaligus akan mendatangkan Rahmat Allah kepada bangsa dan tanah air yang kita cintai ini.

Artikel keagamaan

TIGA HAL YANG MENGHAMBAT BAHAGIA

Posted on 7 Agustus 202512 Februari 2026 By Kamaludin 4 Komentar pada TIGA HAL YANG MENGHAMBAT BAHAGIA


TIGA HAL YANG MENGHALANGI BAHAGIA
Salah satu hal yang membedakan Manusia dengan makhluk lainnya adalah keinginan untuk meraih bahagia,sementara makhluk Allah yang lainnya contoh nya Hewan hanya mencari Kenikmatan bukan mencari bahagia.
Maka dengan demikian tujuan satu satunya manusia di dunia ini adalah ingin mendapatkan kebahgiaan, baik di dunia ini maupun di akhirat nanti,Tetapi yang menjadi perbedaan nya antara satu manusia yang satu dengan lainnya adalah cara memahami bahagia itu sendir,Ada orang yang beranggapan bahwa bahagia itu hanya akan dapat di raih ketika dirinya mampu memiiliki segala Fasilitas hidup, Rumah tinggal yang mewah, kekayan yang berlimpah, jabatan yang tinggi, penghargaan yang membanggakan dll yang bersipat materi,tetapi kenyataannya banyak orang yang segala faslitas hidup sudah dia dapatkan bahkan lebih dari orang lain tetapi rasa bahagia tidak dapatkan,
Dari sanalah kita memahami bahwa bahagia itu bukan lah ketika semua yang kita ingin kan dari kenikmatan materi ini kita dapatkan, melainkan kedaan batin atau jiwa yang tenang, yang tentunya ketenangan bati atau pun jiwa tidak lah bergantung kepada semua yang disebutkan tadi, melainkan bisa juga meskipun tidak memiliki apapun orang bisa bahagia, sering kita menemukan orang orang yang secara Finansial atau pun jabatan sangat lah kurang, tetapi dalam kehidupannya terlihat bahagia,dengan demikian bisa disiimpulkan bahagia adalah kondisi ketenagan batin yang dengan nya dia tidak lagi merasa gelisah dan hampa.
Pada kesempatan ini saya akan menyampaikan, minimal ada 3 hal yang menghambat kita untuk bahagia, Yaitu
1. Perbutan dosa dan maksiat
Perbuata ndosa dan maksiat merupakan salah satu hal yang bisa mencegah kita untuk bahagia, sebagai mana dalam Alquran disebutkan
وَمَنۡ اَعۡرَضَ عَنۡ ذِكۡرِىۡ فَاِنَّ لَـهٗ مَعِيۡشَةً ضَنۡكًا وَّنَحۡشُرُهٗ يَوۡمَ الۡقِيٰمَةِ اَعۡمٰى‏
Qs.Thoha 124
Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh, dia akan menjalani kehidupan yang sempit, dan Kami akan mengumpulkannya pada hari Kiamat dalam keadaan buta.”

Ketika seseoang melakukan dosa, maka dia akan dihantui perasaan gelisah cemas dan ketakutan. akhir nya hilangnya harapan Hidup, dalam psikologis ada istilah Over thinking yaitu selalu berpikir Negatip,dan memandang segala hal itu tidak baik bagi dirinya sehingga menyebabkan putus asa, dan hilang gairah menjalani kehidupan

2. Hasad/Dengki
Hasad dan dengki juga merupakan salahsatu penyebab tercegahnya rasa bahagia, karena kebahagiaan seorang yang memiliki sipat hasad adalah dia selalu berharap orag lain itu tidak pernah bisa sebaik dirinya atau bahkan berharap segala kejelekan ke malangan berharap menimpa orang lain, sehingga setiap waktu yang dia pikirkan adalah bagai mana caranya orang lain itu mengalama hal hal yang tidak baik, yang tentunya perasaan tersebut akan menghambat dia untuk berbuat lebih baik ,karena terlalu fokus mengawasi orang lain, Dalam psikologi sikap demikian disebut dengan Socia Comparison, Selalu membanding bandingkan dirinya dengan orang lain, yang tentunya memicu dia ingin terus bersaing dengan orang lain terutama dalm hal dunia, apalagi di jaman sekarang di jaman dimana Medsos jadi tempat orang memamerkan kelebihan kelebihan materi nya, maka akhir nya Dia tidak akan merasa bahagia dengan apa yang Dia miliki,

3. Kurang Bersyukur
Rasa kurang bersyukur pada apa yang kita Miliki merupakan penghambat rasa bahagia kenapa?
Karena dengan sikap itu dia akan selalu tidak menganggap berharga nya apa yang dimiliki nya,dan ia akan selalu menganggap sedikit apa yang didapatkan nya, pada akhir nya dia hilang ketenangannya dan berusaha mencari dan trerus mencari yang dipandang lebih, tetapi kenyataan nya setiap kali mendapatkan nya, da selalu tidak menerima apa apa yang didapatinya..padahal Dalam Alquran Disebutkan, salah satu cara agar apa yang kita miliki bertambah adalah dengan cara mensykurinya, dan sebaliknya ketika tidak menyukuri nya Allah akn memberikan sikasaan kepadanya ,kegelisahan ketidak tenagan, depresi akan menjadi bagian dari siksaan tersebut
Kesimpulan nya:
Kunci supaya bahagia adalah
1.Teruslah bertaubat dan brdzikir, karena dengan keduanya hidup akan tenang
2.Berempatilah kepada orang lain, bahagia dengan bahagia yang lain, bersedih lah dengan
kesedihan orang lain, dengan demikian kita akan selalu merasa puas dalam hidup
3.bersyukurlah dengan apa yang kita dapatkan, maka Allah kan menambah apa yng kita
Inginkan.

Blog

Paginasi pos

Sebelumnya 1 2 3 Berikutnya

  • Februari 2026
  • Desember 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Artikel keagamaan
  • Berita Keagamaan
  • Berita kegiatan KUA
  • Berita Nasional
  • Blog
  • Informasi
  • Layanan Informasi
  • Perundang-undangan

Informasi Waktu Sholat dan Imsakiah 1447 H

KUA Kecamatan Karangpawitan — Kabupaten Garut

Data bersumber dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia

Jadwal Sholat Harian

Informasi waktu sholat wilayah Karangpawitan Garut.

Lihat Jadwal

Jadwal Imsakiyah

Jadwal imsak dan buka puasa resmi Kementerian Agama.

Lihat Imsakiyah

Copyright © 2026 KUA KECAMATAN KARANGPAWITAN .

Powered by PressBook WordPress theme